Siapa yang tidak kenal dengan sayur favorit seluruh tanah air ini? Ya! Sayur kangkung yang selalu menggugah selera di setiap hidangan. Tak heran setiap warung makan sampai restoran banyak yang menawarkan menu kangkung.

Pada kesempatan ini, saya akan menceritakan pengalaman saya untuk anda semua, bagaimana menanam kangkung hidroponik dengan wadah/ wakul nasi bekas yang terbuat dari plastik.

Wakul plastik tersedia banyak sekali kita dapatkan dengan mudah. Anda bisa membelinya di toko gerabah, atau bahkan anda sering mendapat kiriman nasi dari tetangga, dan wakul plastiknya dapat anda gunakan untuk menanam kangkung.

Mulai menanam kangkung hidroponik yuk!

Untuk memulai menanam kangkung hidroponik, bahan yang perlu anda siapkan adalah wakul nasi plastik, nampan, benih kangkung, cocopeat (opsional), nampan, nutrisi ab mix.

Tempatkan wakul nasi bekas di atas nampan, kemudian nampan diisi air. Maskukkan sedikit cocopeat dalam wakul nasi, dan biarkan sebentar sampai air terserap dan media menjadi lembab. Lalu masukkan biji/ benih kangkung ke dalam wakul.

Anda juga bisa langsung meletakkan benih kangkung dalam wadah tanpa cocopeat. Hasilnya sama baiknya dan tidak ada perbedaan.

Biarkan beberapa hari samapi benih pecah dan mulai tumbuh tunas. Selanjutnya akan muncul akar dan calon daun dari pecahnya benih kangkung.

Sinar matahari & nutrisi adalah kunci sukses menanam kangkung hidroponik

Apapun yang anda tanam, termasuk menanam kangkung hidroponik sederhana ini, anda benar-benar harus memperhatikan dua hal terpenting ini. Sinar matahari berfungsi untuk fotosintesis menghasilkan tenaga yang digunakan tanaman kangkung untuk menyerap nutrisi dari akar.

Tidak akan tumbuh dengan baik jika kita memberi nutrisi tetapi tidak menempatkan tanaman pada tempat yang banyak sinar mataharinya. Begitu pula sebaliknya, sinar matahari tanpa nutrisi, tanaman akan kurus.

Anda bisa mulai memberikan nutrisi setelah muncul warna hijau pada daun muda, karena saat muncul warna hijau, berarti proses fotosintesis sudah mulai berlangsung. Fotosintesis berlangsung, berarti ada aktifitas tanaman menyerap nutrisi dari sistem perakarannya.

BACA JUGA : Cara menanam cabe hidroponik

Cara memberikan nutrisi kangkung hidroponik

Nutrisi bisa menggunakan pupuk NPK yang tersedia di toko pertanian, atau bisa menggunakan AB mix yang mudah larut air. Umumnya untuk tanaman hidroponik menggunakan AB mix karena memang terbukti menghasilkan sayur yang premium.

Ciri khas sayuran premium adalah tahan hama, bersih dari gigitan hama, renyah dan mudah dipatahkan. Sayur seperti ini sangat disukai restoran dan rumah makan untuk dihidangkan dalam menunya.

AB mix biasanya terjual dalam bentuk serbuk dalam 2 bungkus terpisah, diberi label A dan B. Petani atau pekebun biasanya melarutkannya dengan air terlebih dahulu menjadi pekatan yang siap dipakai.

Menurut tabel dari hidroponikpedia , ppm dan pH untuk sayuran kangkung adalah 1050 – 1400 ppm. Cara mengukur kadar nutrisi ini menggunakan alat ukur TDS meter.

Saat umur 10 hari pertama, kangkung masih sangat muda, sebaiknya menggunakan kadar nutrisi 500 – 600 ppm. Setelah umur 10 hari ke-dua, kangkung ramaja diberikan nutrisi 1000 – 1050 ppm. Pada umur 10 hari ketiga sampai panen menggunakan nutrisi 1300 – 1400 ppm.

Kangkung hidroponik tanam sekali, panen berkali-kali.

Satu hal paling menyenangkan dari kangkung adalah panennya yang berkali-kali. Saat panen, anda hanya perlu memotong batang kangkungnya saja, dan jangan terlalu dekat dengan akar. Biarkan potongan kangkung di tempatnya, lalu sekitar 15 hari lagi anda akan panen yang kedua. Begitu seterusnya.

Menurut saya, menanam kangkung hidroponik dengan alat sederhana seperti ini sangat cocok buat anda yang ingin belajar menanam hidroponik. Kangkung termasuk tanaman yang mudah sekali ditanam, dan cocok bagi pemula yang sedang belajar karena kemungkinan gagalnya sedikit.

Nah! Anda ingin mencoba di rumah. Sekarang giliran anda.

Baca Juga :
Sukses Menanam Selada Hidroponik

Panduan Singkat Berkebun Hidroponik
Cara Praktis Berkebun Hidroponik di Rumah

Anda punya pertanyaan atau cerita tentang hidroponik? Silahkan tuliskan di kolom komentar berikut.


Ajib Roihan

Belajar berkebun, dan belajar menulis di Kebun Hidroponik Store, Kebun Hidrafarm, dan Desain Rumah Interistik.

2 Komentar

Fadli · 27 Januari 2019 pada 19:42

Di umur berapa akar kangkung dapat menyentuh air nutrisi.. sy pemula dlm hidroponik.. apakah jika akar menyentuh air nutrisi lama kelamaan akan membusuk? Tks..

    Ajib Roihan · 28 Januari 2019 pada 14:12

    Sejak muncul daun pertama, fotosintesis sudah mulai ada, dan nutrisi diberikan. Untuk kangkung termasuk tanaman yang kuat dan akarnya tidak mudah busuk. Jika anda menanam tomat atau cabe, akar yang sering terkena air hangat cepat terserang jamur dan membusuk. Untuk itu usahakan agar air selalu dingin jika anda menanam cabe dan tomat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Informasi Pelatihan Hidroponik 31 Maret 2019 Dismiss