Ada aneka macam sayuran yang bisa ditanam dengan metode hidroponik, salah satunya seperti Selada, Kangkung, Daun Bawang dan Kecambah. Karana itu pada kesempatan kali ini Kami disini akan membahas kepada Anda semua yang ingin berkebun sayuran hidroponik yang mudah dan cepat panen.

Cara Menanam Selada, Kangkung, Daun Bawang dan Kecambah Hidroponik

Silahkan simak teknik dan cara menanam setiap sayuran dari mulai Selada, Kangkung, Daun Bawang dan Kecambah dengan sisten Hidroponik di bawah ini.

Cara Menanam Selada Hidroponik

Menanam sayuran hidroponik tidak lagi asing bagi banyak keluarga, terutama di daerah perkotaan. Sayuran yang bisa dipanen jangka pendek, dapat dengan mudah ditanam dengan sistem budidaya hidroponik. Salah satunya adalah sayur selada. Jadi, apakah Anda sudah tahu cara menanam selada dengan sistem hidroponik?

Cara menanam selada dengan sistem hidroponik

Sayuran selada cukup mudah tumbuh. Selada dapat ditanam dengan berbagai cara. Salah satu caranya dengan, mengambil tangkai sayuran untuk disemai ke dalam tanah atau air agar sayuran dapat terus tumbuh dengan baik. Khususnya untuk model sayuran hidroponik, setiap sayuran saat dibudidaya menggunakan sistem hidroponik akan memiliki konsentrasi ppm dalam larutan yang tepat agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Berikut ini adalah teknik menanam selada hidroponik yang paling efektif dan produktif:

Anda bisa menanam selada dengan menggunakan bibit atau menanam benih. Jika Anda menabur benih, Anda dapat melakukan 1 dari 2 cara berikut ini :

Anda dapat menabur benih langsung ke pot plastik hidroponik yang terdapat media tanam serat kelapa atau sekam padi bakar. Masukan pot tanaman langsung ke rak hidroponik untuk dirawat. Konsentrasi ppm selama ini seharusnya hanya sangat rendah, tidak terlalu tinggi.

Cara kedua adalah Anda bisa menabur benih ke keranjang plastik berisi serat kelapa sebelum bibit di masukan ke dalam pot, masukkan keranjang ditempat gelap untuk merangsang pertumbuhan akar. Ketika tanaman mulai berdaun, Anda baru masukan ke pot hidroponik untuk dirawat. Perhatikan bahwa ketika memasukan larutan hidroponik untuk ini, perlu untuk menjaga konsentrasi ppm tetap rendah.

Hal yang harus diperhatikan saat menanam salad metode hidroponik:

  • Substrat serabut kelapa harus sedikit lembab.
  • Ketika pohon berumur 5-7 hari, Anda dapat mulai meningkatkan konsentrasi nutrisi secara bertahap. Waktu konsentrasi pertama ketika menumbuhkan salad hidroponik biasanya sekitar 500-600ppm (harus menggunakan alat pengukur ppm untuk secara akurat memeriksa konsentrasi nutrisi).
  • Sebagai tanaman yang menyukai sinat matahari, jadi ketika menanam selada, pilih lokasi tanam yang banyak sinar matahari.

Baca Juga :
Cara Menanam Hidroponik dengan Rockwool

Cara Menanam Kangkung Air Hidroponik

Cara menanam kangkung air hidroponik cukup mudah, sesuai dengan iklim tropis di negara kita. Anda dapat menggunakan metode hidroponik untuk menanam kangkung di teras, balkon atau halaman samping atau belakang rumah.

Menyiapkan Bahan

Ini adalah langkah pertama yang harus dilakukan ketika menanam sayuran hidroponik. Bahan dan peralatan hidroponik yang dibutuhkan termasuk rockwoll, wadah penampung, pot plastik hidroponik , penyangga dan larutan nutrisi, dan bahan serta pelengkapan lain yang diperlukan untuk menanam dengan sistem hidroponik.

Anda harus meletakkan rak hidroponik di tempat terbuka dan banyak cahaya agar sayuran tumbuh hijau. Selain itu, Anda perlu menyiapkan jarring atau paranet untuk melindungi tanaman dari serangga. Bagian bawah pot harus ditambahkan kain nilon untuk mendapatkan air dari larutan nutrisi pada wadah penampung agar dapat membantu pertumbuhan akar dengan lebih baik.

Rendam dan inkubasi biji

Ini adalah tahapan yang tidak boleh dilewatkan dari cara menanam kangung air di rumah. Merendam biji membantu menghilangkan kotoran dan biji yang terkelupas. Dengan merendam biji terlebih dahulu membuat tingkat pertumbuhan biji menjadi berkecambah akan lebih tinggi dan lebih merata, mempersingkat waktu pertumbuhan, dan meningkatkan hasil panen nantinya.

Anda bisa merendam biji dalam air hangat selama 3 – 6 jam. Kemudian, inkubasi bijinya dengan kain basah agar tetap lembab di malam hari

Menabur benih

Anda menyiapkan gelas plastik berlubang, beli media di bawahnya seperti rockwoll di bawahnya dan tempatkan benih yang baru saja tumbuh atau berkecambah. Kemudian, tambahkan lapisan media tanam di atasnya, semprotkan air pada permukaannya agar tetap lembab. Pada saat benih berkembang menjadi pohon dalam waktu sekitar 1 minggu, pindahkan ke wadah berisi larutan hidroponik.

Berhati-hatilah saat menanam kangkung dengan sistem hidroponik

Untuk pertumbuhan yang lebih baik, Anda harus menganginkan wadah penampung air setiap minggu untuk membersihkan larutan nutrisi, jangan biarkan gelembung udara terlalu banyak, karena dapat merusak akar dan pertumbuhan tanaman. Anda dapat menggunakan generator oksigen atau aerator akuarium atau menggunakan pompa gelembung untuk menganginkan larutan nutrisinya.

Memanen sayuran

Cara menanam kangkung air hidroponik cukup sederhana, tidak perlu terlalu perawatan yang ribet, hanya setelah sekitar 2-3 minggu Anda sudah bisa memanen kangkung. Pada saat panen, Anda dapat memetik atau memotong kangkung, lalu tambahkan larutan nutrisi agar kangkung bisa terus tumbuh setelah dipanen.

Hal yang Harus diperhatikan saat menanam kangkung air hidroponik

  • Cahaya untuk tanaman berfotosintesis setidaknya 5-6 jam per hari
  • Hindari air hujan sehingga larutan hidroponik tidak telalu encer jadi Anda harus menggunakan atap.
  • Perlu menyemprotkan tanaman 2-3 kali di sore hari terutama saat musim panas atau kemarau.
  • Saat menanam sayuran hidroponik, jangan biarkan larutan nutrisi menenggelamkan akar, jadi harus menyisakan separuh akar diatas permukaan larutan.

Cara Menanam Daun Bawang Hidroponik

Seperti banyak sayuran lain, selain metode penanaman menggunakan tanah, daun bawang juga bisa ditanam dengan metode hidroponik. Budidaya daun bawang menggunakan sistem hidroponik juga sangat mudah karena Anda hanya perlu merendam pohon dalam air

Produk : Nutrisi Ab Mix Hidroponik

Manfaat daun bawang

Daun bawang adalah sayuran yang banyak digunakan dalam masakan Indonesia. Itu tidak hanya menciptakan rasa yang lebih manis pada masakan, tetapi juga digunakan untuk menghias makanan. Selain itu, makan daun bawang dapat membantu tubuh Anda menjadi lebih sehat. Dalam daun bawang mengandung banyak nutrisi penting dan vitamin yang bertanggung jawab untuk kegiatan kesehatan mata, jantung dan tubuh. Menurut Pengobatan Tradisional, daun bawang memiliki pedas, manis, hangat, mengandung banyak vitamin dan mineral, sehingga daun ini sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan.

Cara Budidaya Daun Bawang Hidroponik Mudah

Daun bawang cukup mudah tumbuh menggunakan metode hidroponik dengan langkah-langkah sederhana, dan perawatan yang mudah. Tanaman ini bisa tumbuh sepanjang tahun, sehingga sangat cocok ditanam dengan metode hiroponik. Langkah untuk menanam daun bawang, bisa Anda simak di bawah ini:

Persiapan Awal

Daun bawang dapat ditanam dengan mencelupkan ke dalam air, yang juga bisa disebut hidroponik, sehingga persiapannya sangat sederhana, termasuk: daun bawang dengan kekar, hijau, berakar putih 2- 7cm, pisau, gelas atau toples kaca (Anda dapat memilih botol kaca dengan volume rendah dan lebar untuk perawatan yang lebih mudah, dll.).

Untuk perlengkapan yang dibutuhkan seperti alat pengukuran PH , alat mengukur PPM , wadah penampung air dan larutan nutrisi hidroponik.

Cara Menanamnya
  1. Potong bagian atas daun bawang yang berwarna hijau dan biarkan bagian bawahnya yang berwarna putih.
  2. Tuang air ke dalam stoples kaca – setinggi sekitar 2,5cm
  3. Masukkan akarnya ke dalam air. Saat memasukkan air, Anda harus perhatikan untuk merendam semua akar dalam air agar akar tanaman tetap segar, dan tumbuh dengan baik.
  4. Tanaman harus ditempatkan di tempat di mana ada cahaya untuk membuat tanaman tumbuh lebih baik, tetapi berhati-hatilah untuk tidak menempatkan tanaman langsung terkana cahaya sinar matahari yang kuat.
  5. Ganti air setiap dua hari dengan sumber air bersih untuk tanaman, agar menjaga sistem akar berkembang dengan baik
Cara Memanen
  • Budidaya daun bawnag hidroponik sangat sederhana, sehingga panennya cukup mudah. Hanya setelah sekitar 7 hari, daun bawang hijau akan mulai tumbuh dan mulai tumbuh daun hijau baru. Setelah 14 hari, daun bawang baru akan tumbuh lebih tinggi dan Anda dapat memanen daunnya.
  • Anda memotong bagian atas daun dan membiarkan akarnya agar bisa menumbuhkan daun bawang baru.

Hal yang harus diperhatikan saat menanam daun bawang hidroponik

  • Saat menanam daun bawang hidroponik , selalu pertahankan level air lebih tinggi dari pada akarnya (usahakan akar selalu terendam dalam air)
  • Jangan menempatkan langsung di bawah sinar matahari
  • Setelah tumbuh 3 daun baru harus ditambahkan sedikit pupuk organik yang sudah dilarutkan untuk memberikan nutrisi bagi tanaman agar tumbuh dengan baik.

Cara Menanam Kecambah Hidroponik

Kecambah adalah makanan yang sangat bergizi yang mengandung banyak vitamin esensial untuk tubuh manusia seperti vitamin E, C, B, dll. Beberapa asam amino dan serat esensial tinggi kandungannya.

Kecambah tidak perlu ditanam di tanah, cara menanam kecambah di rumah tanpa tanah sangat sering dilakukan para ibu-ibu di rumah.

Dengan manfaat sayuran yang sangat baik untuk kesehatan tubuh, artikel berikut ini memperkenalkan kepada Anda tentang cara menanam kecambah di rumah dengan cara mudah dan praktis. Anda dapat mengunakan nampan sayur kecambah segar dan sehat sendiri.

Baca Juga :

Bahan baku untuk menanam kecambah

  • Alat: Anda dapat memanfaatkan alat yang tersedia di dapur seperti panci, keranjang, rak, baki plastik, pot plastik, atau toples dan kain.
  • Biji: Anda bisa merendam kacang hijau, buang biji yang mengapung, dan busuk, karena biji ini tidak akan tumbuh. Kacang hijau direndam selama 5-6 jam.

Cara menanam kecambah dengan metode hidroponik

  1. Tabur benih diatas kain yang berada di rak, nampan, atau keranjang dengan ukuran sekitar 15 – 20 cm, Anda dapat menyebarkan 150 g benih untuk disemai.
  2. Cara menanam kecambah buatan sendiri tanpa tanah ini juga bisa digunakan sebagai panduan awal tanam biji sayuran lain yang akan ditanam pada pot hidroponik untuk sampai berkecambah atau tumbuh 1 sampai 2 daun. Tahap ini adalah tahap paling penting pada tahap awal penanaman tanaman, setelah menaburnya sirami permukaan biji. Pastikan untuk menggunakan air bersih, diamkan selama 15-20 menit kemudian tiriskan air dengan cepat. Jika menggunakan keranjang, maka akan lebih mudah membuang air. Sirami menggunakan air bersih 2 kali sehari sampai berkecambah.
  3. Dalam 3 hari pertama, Anda harus meletakannya di dalam tempat gelap, semakin gelap, biji akan tumbuh lebih cepat dan memberikan produktivitas yang lebih tinggi, saat sudah memiliki daun atau berkecambah pidahkan wadah agar terkana sinar matahari sehingga sinar matahari bisa membantu proses fotosintersis daun. Suhu yang paling cocok antara 25 – 30 derajat Celcius adalah suhu ideal untuk proses pembibitan. Hanya gunakan air bersih saat menyiram setiap hari untuk menghindari kerusakan akar. Sekitar 5 – 6 hari, Anda bisa memanen kecambah segar.
  4. Saat dipanen, Anda mengambilnya bersama dengan akarnya atau memotong akarnya. Kecambah setelah dipanen harus disimpan dalam kondisi kering agar lebih awet dan lama. Simpan dalam wadah plastik, didinginkan dan masukan ke dalam kulkas.

Ajib Roihan

Belajar berkebun, dan belajar menulis di Kebun Hidroponik Store, Kebun Hidrafarm, dan Desain Rumah Interistik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.