Panduan Singkat Berkebun Hidroponik

Dalam panduan singkat berkebun hidroponik ini akan diterangkan tentang bagaimana cara menanam dan bahan yang digunakan.

SEMAI BENIH

Bahan yang perlu anda siapkan rockwool, benih, dan air.

Rockwool ekonomis dipotong menjadi 4 bagian, dan setiap bagian dilubangi dengan tusuk gigi sebanyak 32 (atau sesuai selera). Rockwool dibasahi dahulu, kemudian benih dimasukkan ke dalam lubang satu-satu. Benih diletakkan di dalam ruang gelap atau ditutup (satu malam saja). Setelah muncul serabut putih bakal akar, benih harus dijemur sinar matahari. Usahakan rockwool selalu basah dengan cara menyemprot dengan air nutrisi pagi, siang, dan sore. Setelah muncul daun, rockwool dipotong-potong, dan siap dipindahkan.

MEMBUAT LARUTAN NUTRISI HIDROPONIK

Pada umumnya nutrisi hidroponik dijual dalam bentuk serbuk. Pehobi dan petani hidroponik harus membuat larutan nutrisi sebelum digunakan untuk tanaman. Bahan yang perlu disiapkan adalah :

Di dalam kemasan Nutrisi AB Mix ekonomis terdapat 2 bungkus serbuk. Biasanya dilabeli A dan B. Sebenarnya ini hanya label saja, agar tidak tercampur keduanya. Kalaupun labelnya tidak ada, tidak jadi masalah, asalkan dua serbuk ini tidak dicampur. Siapkan 2 gelas ukur 500 mL kemudian masing-masing serbuk dimasukkan gelas ukur. Lalu tambahkan air sampai batas menunjukkan angka 500 mL. Setelah diaduk, jadilah 2 larutan yang stok yang dapat disimpan. Simpanlah di tempat gelap dan sejuk, jangan terkena sinar matahari, agar tahan lama.

Penggunaan nutrisi pada tanaman, untuk setiap 1 liter air, tambahkan 5 mL larutan A dan 5 mL larutan B. Larutan ini baik sekali untuk memberikan nutrisi pada akar tanaman. Larutan ini dapat digunakan untuk menyiram tanaman, untuk menyemprot semai benih, dan untuk sirkulasi hidroponik.

MEDIA HIDROPONIK AIR DIAM

Setelah semaian tumbuh dan mempunyai daun sejati (umumnya daun ke-3 dst), tanaman bisa dipindahkan ke media hidroponik. Media hidroponik ada banyak sekali macamnya, bahkan anda pun bisa memodifikasi sendiri. Ada yang menggunakan air diam, ada juga yang menggunakan air sirkulasi.

Anda bisa membuat media hidroponik ini dengan botol, atau apapun yang ada di rumah. Atau jika anda tidak ingin repot, berikut beberapa produk media hidroponik air diam.

Cocopeat adalah media dari serbuk sabut kelapa, bisa anda gunakan untuk media tanam jika anda ingin menanam dengan botol bekas. Minimax adalah media hidroponik dengan 6 lubang tanam dan dibawahnya wadah untuk air. Sedangkan Young farmer adalah media hidroponik air diam yang diberi tambahan aerator atau pompa gelembung udara agar air teraerasi oleh oksigen.

MEDIA HIDROPONIK AIR TERSIRKULASI

Media hidroponik dengan air tersirkulasi adalah media yang biasa digunakan kebun-kebun hidroponik. Karena dengan media hidroponik ini mampu membuat kebun hidroponik yang luas diatur nutrisinya dalam satu wadah. Tentunya hal ini membuat perawatan tanaman semakin mudah dan efisien. Air yang tersirkulasi akan menjaga suhu air nutrisi tetap dingin, dan terhindar dari serangan jamur busuk akar. Berikut adalah beberapa contoh media hidroponik tersirkulasi micro yang bisa digunakan untuk menanam hidroponik skala hobi maupun untuk pembelajaran.

 

Share ke teman anda

6 thoughts on “Panduan Singkat Berkebun Hidroponik”

  1. pak ppm nya betul ya 2000 ppm ? untuk hidroponik padi ? mohon informasinya pak ke hp sy 081261915264 ibu eva. saya ingin sekali menanam padi berdasarkan hidroponik. terima kasih atas informasinya pak

    1. Iya bu, perlu diperhatikan juga, semakin banyak intaensitas matahari nutrisi bisa dikurangi misalnya 1500 ppm. Tapi jika sinar matahari kurang dari 8 jam, bisa menggunakan ukuran tersebut.

    1. untuk rockwool itu sekali pakai, hidroponik store dalam waktu dekat akan mengeluarkan produk media tanam dari sabut kelapa, yang diharapkan dapat dipakai semai lagi setelah digunakan untuk menanam.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *