Hidroponik dengan airstone gelembung oksigen

Apa itu airstone?

Airstone adalah alat yang digunakan dalam sistem “hidroponik air dalam” (DWC) untuk menciptakan oksigen dalam larutan nutrisi. Meskipun istilah ini digunakan khusus untuk peralatan, menjadikan banyak orang menyebut sebagai bentuk lain hidroponik yang disebut “hidroponik Bubbler”.

Dengan kata lain, sistem kultur air dalam adalah sistem di mana aerator (airstone) digunakan untuk menambahkan oksigen ke air dan larutan nutrisi di mana akar tanaman digantung.
Tanaman membutuhkan beberapa hal agar dapat berkembang. Mereka membutuhkan cahaya. Mereka membutuhkan air. Mereka membutuhkan nutrisi. Namun, mereka juga membutuhkan oksigen. Fakta ini sering dilupakan di dunia hidroponik.

Tanaman butuh oksigen.

Sementara tanaman dapat memperoleh beberapa oksigen yang mereka butuhkan dari air itu sendiri, kadar oksigen akhirnya akan menjadi habis. Hal ini menghasilkan pertumbuhan yang lebih lambat, atau bahkan kesehatan yang menurun untuk tanaman Anda dalam kasus yang parah. Hidroponik Bubbler, atau kultur air dalam (DWC) seperti umumnya disebut, membantu menghindari hal ini.

Hidroponik dengan airstone mengacu pada sistem yang menambahkan lebih banyak oksigen ke air dan larutan nutrisi di mana tanaman Anda tumbuh. Anggap saja mirip dengan batu udara yang digunakan dalam tangki ikan. Dalam hidroponik, Anda memiliki set (batu udara) di bagian bawah wadah yang sedang tumbuh atau biasa disebut aerator. Itu terhubung ke pompa infus, yang terus memompa udara ke batu. Udara ini kemudian dilepaskan ke dalam larutan air / nutrisi untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman.

Selain meningkatkan oksigen terlarut dalam air, airstone juga membuat solusi bergerak. Nutrisi dan oksigen diresirkulasi di seluruh wadah, menciptakan suhu yang lebih stabil, serta tingkat pH yang seimbang untuk tanaman yang lebih sehat.

Efek negatif airstone.

Namun, sistem airstone dapat menimbulkan masalah. Salah satunya adalah menambahkan terlalu banyak oksigen di dalam air, yang dapat merusak akar tanaman yang halus. Mereka juga dapat rentan terhadap pertumbuhan alga di reservoir nutrisi, dan jika tidak ada cukup gelembung, nutrisi dapat jatuh dari suspensi, mengurangi nutrisi tanaman Anda.

(Gambar/ ilustrasi diambil dari : Esoteric Hydroponics)

Share ke teman anda

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.